Rabu, 31 Januari 2018

Bukan Karena Kalap


Sebagai pecinta buku, lihat tumpukan buku di Gramedia Expo Cilacap rasanya pengen kesana lagi, lagi dan lagi. Rasanya pengen beli buku ini buku itu, yang ini kayaknya bagus, yang itu juga blurb-nya menggoda. Apa daya, budget terbatas. Jadi harus pinter milih biar nggak masuk kategori judge a book by it's cover.

Sebenarnya pas saya beli buku itu, belum ada kluntangan dari bank. Alias gajian saya belum dikirim. Tapi berhubung hari ini gajian ya nggak apa-apa kan beli dulu bentar lagi juga ada yang kluntang. Hahaha.

Selasa, 30 Januari 2018

Kompak Bilang Yes Or No

(parenting.com)

Siapa sih yang nggak ingin jadi orangtua yang kompak? Nggak jarang, meski kita udah bikin beberapa kesepakatan, ada saja ulah anak yang bikin kita lumer karena kelucuan mereka. Akibatnya, saya yang udah tegas bilang 'tidak' jadi terkejut saat Pak Suami mengabulkan kemauannya. Alasan klasiknya, nggak tega. Anak minta sesuatu, kita bisa ngasih kok nggak dikasih. Hmmm...

Jujur, saya juga pernah begitu. Jadi mau marah sama Pak Suami ya salah kan?

Kalo udah kejadian begini, biasanya saya akan ngajak Pak Suami bicara dari hati ke hati. Ya, ini harus kita komunikasikan lagi. Kompak itu perlu. Sehati itu harus. Nggak tega itu bukan alasan. Jangan sampai anak menganggap salah satu orangtuanya pelit. Jangan sampai anak berpikir kalo sama ibunya nggak boleh, berarti dia harus minta ke ayahnya. Prinsip saya, se-nggak kompak-nggak kompaknya kita, jangan sampai anak melihat kalo kita nggak kompak. Gitu.

Senin, 29 Januari 2018

Disiplin Sejak Kecil, Bisa Kok

(ebookanak.com)
"Di rumah ini kok banyak aturannya ya?" kata Aisha kesal. 

"Misalnya?" goda saya sambil nahan ketawa. 


"Nggak boleh buang sampah sembarangan, harus shalat 5 waktu, kalo main pas adzan harus pulang, harus tidur siang, harus begini harus begitu... Sebel deh." 

"Kenapa sebel, manfaatnya kan kamu juga yang ngerasain," 

"Ah udahlah." Aisha langsung melipat mukenanya dan masuk ke kamarnya.

Minggu, 28 Januari 2018

Saat Anak Bicara Cita-cita



Pernahkah Buibu bertanya apa cita-cita si kecil? Saya yakin pasti pernah bertanya. 

Saya juga pernah menanyakannya. Apa cita-citamu? Dan jawabannya bisa berbeda tergantung apa yang dilihatnya.


Saya perawat. Dia bilang ingin jadi perawat juga seperti saya. Tapi berhubung ngeri lihat darah, dia menggeleng saat ditanya orang, kamu mau jadi perawat?

Di TV ada serial kartun yang salah satu tokohnya adalah seorang profesor hebat. Lalu dengan semangat dia bilang pada saya, kalo dia ingin jadi profesor. Bahkan sampai minta dibikinin tulisan 'Prof. Raisya'. Aamiinn, doa saya dalam hati.

Refreshing Dekat Rumah Saja

(nashirullahsitam.com)


Hari Minggu ini pada plesiran kemana aja Buibu? 
Kalau saya, berhubung kemarin baru masuk sore dan sampe rumah jam sepuluh malam lebih. Lalu tidur jam 11 malem, rasanya bangun pagi mualeeees banget. Soalnya badan masih kerasa pegel-pegel gitu. Pak suami juga sama. Blio baru pulang kerja jam 6 sore, nunggu istri tercintanya ini pulang kerja. Baru barengan tidur jam 11 malem. Ehhh... blio ada jadwal ronda dari jam 12 malem sampe jam 3 dini hari. Ya udin, akhirnya bangun pagi masih loyo. Walau Aisha udah jejingkrakan minta jalan-jalan. 

Berhubung ini hari Minggu, di masjid rumah sakit tempat saya bekerja selalu ada Kajian Ahad Pagi mulai jam setengah tujuh sampai setengah 8. Tapi ya gitu deh karena saya masih lelah, berangkat ngajinya telat banget, Jam tujuh lebih baru saya dateng. Padahal temanya menarik, tentang gambaran seorang istri di dalam Al Qur'an. Kali ini Pak Suami nggak ikut karena blio balik tidur lagi. -___- 

Sabtu, 27 Januari 2018

Pilih yang Tradisional, Why Not?

(kumpulanpenyakit.com)

Jika anak tengah malam mendadak panas, apa yang Buibu lakukan pertama kali? Pasti cari parasetamol, kan? Sama. Saya juga. Ndilalah nggak ada? Ini yang repot. 

Dulu pas saya hamil, mama saya menanam daun dadap srep. Daun yang ujungnya bertangkai tiga ini kata mama saya punya banyak manfaat. Salah satunya untuk menurunkan demam. Iya, bahkan sampai sekarang, daun itu masih jadi andalan saya kalau anak nggak mau dikompres. Katanya di kepala berat. Padahal ngompresnya  pake kasa basah. -___-

Caranya, tiga sampai enam lembar daun dadap srep diremas-remas pake air biasa. Trus ditaruh di dahi, ketiak, dan selangkangan. Secara teori sih, tempat-tempat itu memang area yang pas untuk melakukan pengompresan. Jadi mau pake media apa saja, insya Allah panasnya akan turun. 

Jumat, 26 Januari 2018

Tips Memilih Buku Anak





Orangtua mana yang tak suka jika buah hatinya suka membaca? Bahkan meski orangtua tak suka membaca tentu mereka ingin anaknya punya hobi membaca. Tentu saja ketimbang mainan PS atau game di gadget bukan?


Beberapa waktu lalu medsos ramai dengan sebuah bacaan untuk anak yang dinilai kurang pas kontennya untuk dikonsumsi anak-anak. Saya yakin penulisnya tidak bermaksud seperti itu. Mengingat si penulis bukanlah orang kemarin sore. Namun begitulah, kita sebagai orangtua (lagi-lagi) dituntut untuk lebih jeli. Mengapa kita? Karena setiap buku anak yang diterbitkan, target marketnya adalah orangtua meski sasaran pembacanyanya adalah anak-anak. Paham ya?

Kamis, 25 Januari 2018

Gadget Untuk Anak, Yes or No?

(foto dari google)


Siapa sih anak jaman sekarang yang nggak kenal gadget? Mereka kenal dan tahu gimana menjalankan fungsinya karena mereka sering melihat orangtuanya memainkan barang itu. Sependek penglihatan mereka, gadget itu barang yang mneyenangkan karena membuat orangtua mereka jadi lupa waktu bahkan melupakan mereka. 

Gitu sih, kalau saya ditanya kenapa anak suka main gadget. Ya maap kalo kesannya nyinyir. ^__^

Nggak usah jauh-jauh, anak saya, Aisha juga akan berasa ada hal yang kurang kalo sehari aja nggak megang hape emaknya. 

Rabu, 24 Januari 2018

Asyiknya Membuat Mainan Sendiri



Jaman Aisha kecil, 2 hal yang paling saya suka saat gajian. Membeli mainan dan baju baru untuk Aisha. Tau sendiri kan ya, baju untuk anak perempuan itu modelnya lucu-lucu banget. Bervariasi pokoknya. Nggak tau ya mata ini kok setiap lewat toko baju anak pengennya mampir karena melihat ada model baju baru. Ya, padahal bulan kemarin juga model itu ada. Hahaha...  

Kalau soal mainan juga gitu. Berhubung saya punya basic perawat, tentu saya paham dong, anak usia sekian bagusnya dikasih mainan ini. Usia segini untuk merangsang stimulasinya perlu dikasih mainan itu. Intinya mainan Aisha selalu saya usahakan sesuai tahap tumbuh kembangnya. (kibasin jilbab) *bukan sombong, tapi ada semut mampir di jilbabku. Hehehe.

Selasa, 23 Januari 2018

Say No To Bullying

Hasil gambar untuk bullying
pinterest.com



Saya masih ingat banget, jaman saya SD kelas 4, ada teman laki-laki yang suka mintain uang ke saya dan ke teman-teman yang lain. Sekali saya kasih, eh lama-lama kok mintanya jadi tiap hari. Karena kesal, akhirnya saya ngadu ke mama saya. 

Mama saya nggak tinggal diam. Blio langsung ketemu wali kelas saya yang juga langsung memanggil si teman pemalak. Si teman dinasihati panjang lebar. Dia minta maaf dan berjanji nggak akan mengulangi lagi. Sejak itu dia nggak berani lagi malak ke saya dan teman-teman lainnya. Lalu bagaimana hubungan pertemanan kami? Tentu saja kami tetap berteman baik. Ngerjain tugas kelompok, main petak umpet bareng, pokoknya seperti nggak ada masalah. Nggak ada dendam-dendaman. 

Itu jaman saya dulu...

Senin, 22 Januari 2018

Disiplin dengan Reward dan Punishment


Yeayyy! Akhirnya RAT juga :D ;D 

SHU...SHU...! Jumlahnya sih nggak seberapa tapi kan lumayan, alhamdulillah banget buat nutup-nutup yang nggak ketutup. Hahahaha. Tanggal tua ya kan ya kan ya kan... 

Selain itu ada doorprize nya pulak... Makin semangatlah ikut acara ini. Hehehe. Tahun lalu saya dapat mixer loh... Alhamdulillah. Sesuatu banget buat emak yang nggak hobi di dapur macam daku... Hehehe.... Tahun ini saya nggak dapat doorprise, hiks. Tapi lumayan dapat bingkisan sama tas keren. ^_^

Eits, bukan cuma itu aja, acara ini juga jadi kesempatan buat para anggota ngeluarin uneg-unegnya. Tanya-tanya soal laporan keuangan dan sebagainya. Ya jelas dong, ini kan acaranya kita-kita anggota koperasi. 

Ngomong-ngomong soal RAT nih, kemarin, saya mengajak Aisha di acara itu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, mengajak Aisha harus dengan perjanjian dulu. Dia boleh ikut dengan syarat tidak rewel. Tentu saja ada pajaknya. Dia minta bubur ayam. Okey, sebelum berangkat, saya mampir beli bubur ayam dan dimakan di tempat acara. Maklumlah, berangkat pagi belum sarapan. Hahaha.